Sabtu, 07 Juni 2014

Bersama Fisika Di Kampus Orange

selamat ulang tahun iccang… selamat yah karena lulus berkas jalur undangan Fisika UNM”
beberapa sms masuk dengan isi yang hampir sama sehari sebelum ulang tahun 26 Mei 2009. Sebuah kado ulang tahun yang cukup indah, Yah,. Babak baru, hidup baru sebagai mahasiswa Pendidikan Fisika di kampus Orange.

Memilih jurusan fisika sebenarnya tergolong nekat dengan modal Cuma hafal 2 rumus Fisika (rumus kecepatan dan energy kinetic). Tertinggal dibandingkan teman-teman yang lain hampir 4 bulan. Saking “bodohnya” dalam Fisika, pernah di ejek oleh salah seorang teman kalau saya adalah mahasiswa terbodoh dalam kelas, yah,. Waktu itu cukup menyakitkan memang bahkan saking sakitnya sampai sekarang masih ingat bagaimana ekspresinya waktu dia ucapkan dan dimana  posisi duduknya ,terik matahari menambah dongkol perasaan siang itu (tidak dendam yoo :D )

Hujan di penghujung kemarau mulai turun membasahi tanah-tanah kering. Bau tanah yang basah di awal musim penghujan menggelitik rasa rindu kampung halaman. Ditengah persiapan pulang kampung nilai semester pertama mulai rampung keluar. Pencapain nilai di semester pertama memang masih jauh dari target tapi patut disyukuri karena dari Lima (5) nilai yang ada (A,B,C,D,E) Cuma nilai C yang tidak saya dapat :D. yah,. Saya dapat 1 E, 1 D, 1 B dan 5 A. :D

Dengan modal semangat Alhamdulillah perlahan IPK sedikit demi sedikit mulai naik. Rasa percaya diri juga mengantarkan menjadi asisten fisika dasar yang kemudian berlanjut sebagai asisten fisika modern, tenaga tutorial (tentor) di bimbingan belajar dan ikut di beberapa ajang olimpiade.

Terlena dengan banyak kegiatan, buat lupa dengan target sarjana dan Tersadar di semester 2 dijid (10). yah cukup terlambat memang. Hari-hari di semester X berjalan sangat berat dilalui dengan ejekan sebagai mahasiswa tua, semester dua dijid. Dan yah, Alhamdulillah bisa menyelesaikan semuanya diujung semester 10 dan bagusnya lagi masih bisa lulus dengan predikat Cum Laude.

Ada beberapa hal yang tidak bisa dilupa selama kuliah mulai sebagai asisten Fisika, Tentor di bimbingan belajar dan ajang olimpiade yg selalu mendapat porsi waktu yang lebih banyak..

Asisten Fisika Dasar dan Asisten Fisika Modern
Keinginan untuk menjadi asisten laboratorium sudah muncul semenjak hari pertama masuk lab walaupun waktu itu “dianiaya” oleh para asisten dengan aturan-aturannya tidak menyurutkan niat untuk menjadi menjadi asisten lab yang menurut pribadi sebagai jabatan elit bagi mahasiswa :D
bergabung mulai disemester 5 dilaboratorium Fisika dasar dan dilanjut di Laboratorium Fisika modern di semester 9 dan 10.
jalan-jalan asisten di takalar

tenaga tutor DI RPC dan  JILC
bergabung mulai semester 4 di dunia tentor dengan sejuta kesibukannya mengenalkan saya ke “Trik cepat” . memotivasi untuk terus membuat beberapa trik-trik baru dengan cara penyelesaian tercepat. Dibimbingan belajar menjadikan saya sebagai mahasiswa mandiri semenjak semester 4.

bersama tentor fisika RPC
bersama tentor-tentor JILC
Olimpiade Fisika Mahasiswa
Di kegiatan inilah yang banyak menyita waktu dan pikiran dengan tiap hari belajar. Tapi usaha selalu berbanding lurus dengan hasil. Selama kuliah telah 5 kali juara
ONMIPA
juara 1 se-sulawesi 2012 (Finalis tk. Nasional 2012)

ONMIPA 2012 Surabaya

Juara 1 se Sulawesi 2013 ( Finalis Tk. Nasional 2013)

ONMIPA 2013 Yogyakarta


GRAVITASI
Juara 3 se-Indonesia Timur 2012

Juara 1 se-indonesia Timur 2013


OSN Pertamina
juara 1 provinsi 2013
foto-foto setelah tes

cukup banyak hal-hal menarik nan menyenangkan selama di kampus orange yang menjadi kenangan terindah dan kan tersimpan di memori terdalam.

Sabtu, 22 Maret 2014

Matahari Senja


“Hei Irsan..” Terdengar suara yang tidak asing lagi saya dengar, pandangan ini pun ku tolehkan ke sang pemilik suara. Terlihat sosok wanita samar-samar di bawah sinar matahari senja kemerahan. Ia tersenyum, senyum abadi yang terus mengembang di antara kedua pipinya menampilkan pesona yang selalu meluluhlantakkan ruang hati.

Sontak teringat cahaya matahari senja yang selalu kami nikmati bersama, angin pantai yang memberikan nada yang indah pada daun-daun pohon kelapa, deru ombak memberikan harmonisasi alam yang menentramkan hati nan merindukan. Di sana bercerita tentang cita dan cinta sampai sang matahari senja meninggalkan garis horizon di ufuk barat.

“mau kemana?” tanyanya dengan gayanya yang khas, memecah lamunanku. Aku terperanjak sembari mengumpulkan ruh yang terbang menjelajah ke langit kenangan. “saya mau keluar makan” jawabku dengan suara yang gugup. “kau mau ikut?” tanyaku lanjut. “Tidak, saya sudah makan, sama dia tadi” (sambil menunjukkan pria, pacar barunya).

Rabu, 13 Maret 2013

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PART 2


Ø  MIND MAPPING
1.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2.    Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi untuk peserta didik dan sebaiknya permasalahan yang memilki alternative  jawaban
3.    Membentuk kelompok Yng anggotanya 2-3 orang
4.    Tiap kelompok mengidentifikasi/mecatat alternative jawaban hasil diskusi
5.    Tiap kelompok (diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencata di papan tulis dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
6.    Dari data-data di papan peserta didik diminta membuat kesimpulan dan guru memberikan perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru.

Ø  MAKE- A MATCH
Mencari pasangan
1.    Guru menyiapkan kartu yang berisi beberapa konsep atau topic yang cocok untuk sesi review, satu bagian kartu soal dan bagian lainya jawaban
2.    Setiap peserta didik mendapat satu kartu
3.    Tiap peserta didik memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
4.    Setiap peserta didik mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
5.    Setiap peseta didik yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu dapat poin
6.    Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar peserta didik mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
7.    Demikian seterusnya
8.    Simpulan

Ø  DEBATE
1.    Membagi dua kelompok peserta didik yang satu pro dan satu kontra
2.    Guru memberika tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas
3.    Setelah selesai membaca materi, guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu, kemudian ditanggapi kelompok kontra danseterusnya sampai sebagian besar peserta didik bisa mengemukakan pendapatnya
4.    Sementara peserta didik menyampaikan gagasannya guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan sampai mendapat sejumlah ide yang diharapkan
5.    Dari data-data yang diungkapkan tersebut guru mengajak peserta didik membuat simpulan yang mengacu pada topic yang ingin dicapai

Ø  ROLE PLAYING
1.    Guru menyusun/menyiapkan scenario yang akan ditampilkan
2.    Menunjuk beberapa peserta didik untuk mempelajari scenario dalm waktubeberapa hari sebelum proses belajar mengajar
3.    Guru menbentuk kelompok yang anggotanya 5 orang
4.    Menjelaskan tentang komptensi yang ingin dicapai
5.    Memanggil peserta didik yang sudah ditunjuk untuk melakonkan scenario yang udah dipersiapkan
6.    Masing-masing peseta didik berad  di kelompoknya sambil mengamati scenario yang sedang diperagakan
7.    Setelah selesai diperagakan, masing-masing peserta didik diberikan lemba kerja untuk membahas penampilan masing-masing kelompok / membahas materi yang ditampilkan
8.    Masing-masing kelompok menyampaikan hasil simpulannya
9.    Guru memberikan kesimpulan secara umum
10. Evaluasi
11. Penutup

Ø  GROUP INVESTIGATION
Peneltian kelompok (Sharan, 1992)
1.    Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen
2.    Guru menjelaskan maksud pembelajran dan tugas kelompok
3.    Guru memnggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat 1 materi / tugas yang berbeda dari kelompok lain
4.    Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara koperatif yang bersifat penemuan
5.    Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaiakn hasil pembahasan kelompok (ditanggapi kelompok lain)
6.    Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus member simpulan
7.    Evaluasi
8.    Penutup (bisa mengambil 2 KD tergantung luas materi)